Category Archives: Berita Bola

Buffon Catatkan Rekor Tampil Terbanyak di Serie A

Dalam laga antara Juventus Vs Sampdoria, Gianluigi Buffon, berhasil rekor baru di kompetisi Serie A. Kini dirinya tercatat sebagai pemain La Vecchia Signora dnegan penampilan terbanyak dalam kompetisi Serie A, mengalahkan rekor milik Del Piero, dan Paolo Maldini.

Buffon diberikan kepercayaan untuk tampil saat Juventus bertandang ke markas Sampdoria dalam lanjutan Liga Italia, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Dalam laga ini pun, Bianconeri berhasil meraih kemenangan tipis yakni 2-1.

Laga Juventus vs Sampdoria juga membuat Buffon telah mencatatkan 647 penampilan resmi di kompetisi Serie A. Kiper veteran ini pun, bersanding dengan Paolo Maldini sebagai pemain yang paling banyak bermain di Serie A.

Namun Buffon bisa memperlebar jarak tampil dengan pemain legendaris AC Milan itu. Hal ini karena kompetisi Serie A yang baru berjalan separuh kompetisi, dan rekor ini bisa kembali bertambah.

Tidak hanya menyamai Maldini, di laga tersebut Buffon juga menciptakan rekor sebagai pemain Juventus dengan jumlah penampilan terbanyak di liga, yakni 479 pertandingan. Ia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Alessandro Del Piero dengan 478 laga.

Chelsea Gagal Perpanjang Kontrak Tammy Abraham

Chelsea sepertinya harus gagal untuk memperpanjang kontrak dari Tammy Abraham. Hal ini tak terlepas dari proses negosiasi terkait kontrak baru antara kedua belah pihak, mengalami kebuntuan.

Tammy Abraham menjadi pemain yang paling diandalkan Chelsea di lini depan nya. Lulusan akademi milik The Blues ini selalu dipercaya oleh Frank Lampard, sejak resmi direkrut pada musim panas kemarin.

Di musim ini, performa penyerang berusia 22 tahun ini sangat memuaskan. Alhasil, pihak manajemen klub berencana untuk memperbaharui dari kontraknya.

Namun kabar terkini dari The Telegraph, mengklaim jika proses negosiasi antara kedua belah pihak berjalan tidak mulus. Beberapa kendala, akhirnya mengagalkan kesepakatan itu tercapai.

Menurut laporan tersebut, Tammy Abraham sebenarnya tidak memiliki niatan untuk pergi dari Chelsea. Bahkan pria berusia 22 tahun ini tak keberatan dengan usulan kontrak baru yang diberikan The Blues.

Namun dirinya enggan meneken kontrak baru, setelah gaji dari kontrak barunya masih terlalu kecil. Dirinya merasa layak untuk menerima gaji yang tinggi, mengingat kontribusinya dalam lini depan tim.

Sementara Tammy Abraham sudah memberikan nilai gaji yang diinginkan kepada pihak manajemen klub. Akan tetapi, pihak Chelsea rupanya keberatan untuk memenuhi tuntutan tersebut.

Pihak manajemen The Blues masih mencari jalan keluar agar bisa segera mengikat sang striker muda di Stamford Bridge untuk jangka waktu yang lama. Chelsea sendiri sebenarnya masih memiliki waktu yang panjang untuk mengikat Abraham dengan kontrak baru, apalagi kontrak lama nya baru berakhir pada tahun 2022 mendatang.

48 Jam Lagi, Mikel Arteta Gabung Bersama Arsenal

Spekulasi terkait Mikel Arteta yang akan menjadi kepala pelatih baru Arsenal, kini semakin mendekati kenyataan. Bahkan muncul kabar yang menyatakan bahwa assisten dari Pep Guardiola ini segera diangkat menjadi pelatih baru, dalam kurun waktu 48 jam lagi.

Arsenal memang sejak lama sudah dikaitkan dengan sejumlah pelatih ternama. Terutama saat keputusan pihak manajemen klub untuk memecat Unai Emery, beberapa pekan kemarin.

Arsenal pun saat menunjuk nama Freddie Ljungberg, sebagai pelatih interim tim. Namun kehadiran dari pemain legendaris The Gunners ini belum memberikan pengaruh apapun, dan tim masih tampil inkosisten.

Diketahui bahwa Ljungberg telah memimpin tim skuat Arsenal dalam lima pertandingan disemua ajang kompetisi. Namun hasil, The Gunners hanya mampu meraih 1 kemenangan, 2 kali hasil imbang, serta dua kali mengalami kekalahan.

Hal ini yang juga membuat pihak manajemen klub berusaha mencari pelatih baru, serta berstatus tetap. Arsenal santer dikaitkan dengan Mikel Arteta yang saat ini menjabat sebagai assisten Josep Pep Guardiola, bersama Manchester City.

Mikel Arteta sejak musim lalu juga dikaitkan dengan Arsenal, dimana dirinya menjadi kandidat kuat penerus dari dinasti Arsene Wenger. Namun pihak manajemen klub justru menunjuk nama Unai Emery sebagai pelatih barunya.

Sementara kabar dari Metro News, mengklaim jika Manchester City sudah mengizinkan Arsenal untuk merekrut Mikel Arteta. Bahkan kedua belah pihak sudah saling bertemu, berdiskusi selama dua setengah jam.

Pep Guardiola sendiri, sudah memberikan izin untuk Mikel Arteta untuk berbicara kepada pihak Arsenal. Bahkan Guardiola siap berpisah dengan Arteta yang telah menemaninya selama 4 tahun ini.

Mikel Arteta memang punya ikatan kuat bersama dengan Arsenal. Pasalnya dirinya merupakan pemain yang pernah membela klub London ini, serta menjadi kapten tim, dan juga pensiun bersama The Gunners di tahun 2016 silam.

Manchester City Vs Real Madrid, Ajang Reuni Pep Guardiola

Diketahui bahwa Josep Pep Guardiola rupanya memendam rindu dengan Real Madrid, kini dirinya tengah bersuka cita. Hal ini tak terlepas dari Manchester City asuhan dari Guardiola yang akan menghadapi Los Blancos, ini pun menjadi ajang reuni bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Ajang reuni ini, diketahui terjadi saat drawing babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid Vs Manchester City. Drawing ini, digelar di markas dari UEFA di Nyon, Swiss, Senin (16/12/2019) waktu setempat.

Pertandingan ini pun, tentunya menyisakan kisah tersendiri untuk Pep Guardiola. Diketahui bahwa pria berusia 48 tahun ini lekat dengan citra Barcelona yang merupakan rival abadi dari Real Madrid di kompetisi La Liga.

Saat masih berada di La Liga bersama Barcelona, dirinya telah melalui 14 pertandingan menghadapi Real Madrid. Sepanjang kariernya sebagai pelatih, total 17 kali Guardiola berhadapan dengan klub raksasa La Liga tersebut.

Catatan 17 kali pertemuan telah menempatkan Real Madrid sebagai tim yang sering dihadapi Josep Pep Guardiola. Dimana itu terjadi saat masih membesut tim seperti, Barcelona, Bayern Munich.

Menariknya dari 17 kali pertemuan ini pun, Pep Guardiola berhasil memetik sembilan kemenangan, empat kali menelan hasil imbang, dan empat kali kekalahan. Empat kekalahan ini terjadi, dimana dua kekalahan terjadi saat masih membesut Barcelona dan dua kali saat masih membesut Bayern Munich.

Diketahui bahwa tiga dari total empat kekalahan ini, dicatatkan Pep Guardiola dalam pertemuan terakhir. Tiga laga kekalahan ini ditelan setelah melalui tujuh pertandingan tanpa mengalami kekalahan sekalipun.

Sementara dalam pertemuan Pep Guardiola dengan Real Madrid, juga menjadi ajang dirinya mengakhiri tren negatifnya. Apalagi pertemuan terakhir sudah lima tahun lamanya, ykani pada bulan April 2014 silam.

Dikubu Real Madrid sendiri, tim skuat milik Zinedine Zidane sudah dua kali berhadapan dengan Manchester City. Menariknya, dari dua pertemuan ini satu kali diraih dengan kemenangan dan satu kali meraih hasil imbang.

Barcelona Siap Memulangkan Pep Guardiola

Salah satu klub raksasa asal La Liga, yakni Barcelona, dikabarkan telah mempersiapkan rencana terkait pergantian pelatih pada musim depan. Blaugrana dikabarkan siap memulangkan Josep Pep Guardiola ke Catalunya, dan langsung menunjuk nya sebagai pelatih baru.

Barcelona memang tengah dikabarkan siap untuk memecat Ernesto Valverde. Hal ini tak terlepas dari kekecewaan Manajemen klub karena permainan inkosistensi para pemain dibawah kepemimpinan Valverde.

Kontrak Ernesto Valverde, diketahui akan segera berakhir pada musim panas mendatang. Pihak klub pun, diyakini tidak memperpanjang kontrak sang pelatih sehingga bisa mempersiapkan pelatih baru tim nantinya.

The Express mengklaim bahwa Barca sudah menentukan siapa pengganti Valverde. Blaugrana ingin memulangkan kembali Pep Guardiola, serta mengangkatnya sebagai kepala pelatih yang baru.

Sementara pihak manajemen klub memang masih percaya dengan kemampuan yang dimiliki Pep Guardiola. Dirinya pun bukan sosok asing bagi Barcelona, apalagi pernah menangani tim selama empat tahun dan mempersembahkan berbagai gelar juara.

Peluang dari Barcelona untuk memulangkan Pep Guardiola, diketahui cukup terbuka lebar. Guardiola bakal pergi dari Manchester City di akhir musim nanti, dan juga karena adanya klausul khusus pada kontarknya tersebut.

Kontrak Pep Guardiola bersama Manchester City, diketahui juga akan segera berakhir. Kontraknya diketahui hanya berlaku hingga musim panas tahun 2021 mendatang.

Mourinho Yakin Tottenham Bakal Finis di Empat Besar Klasemen

Jose Mourinho belum lama ini mengungkapkan bahwa tim nya tak pantas berada di papan tengah klasemen Premier League. Hal ini membuatnya ingin membawa Tottenham Hotspur mengakhiri kompetisi dengan berada di empat klasemen.

Tottenham Hotspur memang sempat merosot ke peringkat 14 klasemen Premier League. Hal ini tak terlepas dari lima laga tanpa kemenangan, hingga berujung pada lengsernya Mauricio Pochettino dari kursi kepelatihan The Spurs.

Namun sejak tanpuk kepelatihan diambil oleh Jose Mourinho, Tottenham Hotspur berhasil meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir kompetisi EPL. The Spurs berhasil naik ke peringkat ketujuh dengan 23 poin, hanya tertinggal enam angka dari Chelsea yang ada di urutan keempat.

Jose Mourinho pun menilai jika tim nya sudah stabil, dan membaik performa tim. Situasi ini pun membuat pelatih asal Portugal ini yakin jika timnya bisa finis di empat besar klasemen pada akhir kompetisi nantinya.

“Kami tahu bahwa kami berada dimana, namun tidak seharusnya kami selalu berada di tengah papan klasemen. Saya tidak ingin tim berada di posisi ketujuh atau kedelapan hingga akhir musim,”ungkap Mourinho.

“Kami tahu di mana kami seharusnya berada dan kami percaya di akhir musim kami akan ada di sana. Tapi jika Anda bisa mempercepat prosesnya dan dapat hasil untuk menempatkan kami di posisi ini cepat atau lambat, jelas itu hal terbaik yang bisa terjadi kepada kami. Tapi, sekali lagi, kami butuh sedikit waktu.”

“Ini karena kami sudah tampil lebih baik lagi dalam segala hal, kami akan tetap berkembang. Tim punya talenta, serta keinginan untuk terus maju dan berkembang lagi,”tutupnya mengakhiri.

Liverpool Segera Rekrut Penyerang Asal Jepang

Liverpool diketahui ingin merekrut pemain asal Jepang, ini dilakukan demi melebarkan sayap mereka ke Asia Timur. Sementara pemain incaran baru The Reds pada bursa transfer Januari adalah Takumi Minamino.

Seperti diketahui bahwa Takumi Minamino merupakan pemain milik salah satu klub raksasa asal Austria, yakni Red Bull Salzburg. Dirinya tampil impresif dimana Liverpool dua kali berhadapan dengan Salzburg di fase penyisihan grup Liga Champions, pada musim ini.

Penampilan memukau nya saat Liverpool menang 4-3, dalam laga itu pun Takumi Minamino tampil bagus dan merepotkan lini pertahanan The Reds. Kemudian pertemuan pada tengah pekan ini dalam laga ini pun Red Bull Salzburg harus takluk 0-2, pemain berusia 24 tahun ini tetap tampil konsisten.

Hal ini juga membuat Jurgen Klopp begitu terkesima dengan performa yang ditunjukan pemain berusia 24 tahun itu. Bahkan Klopp telah meminta saran dari beberapa pemain senior tim terkait merekrut pemain asal Jepang tersebut.

Terkait hal ini juga, para pemain dan juga manajemen tim telah memberikan lampu hijau. Dikutip dari The Athletic dan Times, Liverpool disebut-sebut akan segera menebus klausul kontrak Minamino yang mencapai 7,25 juta Poundsterling atau sekitar Rp 134 miliar.

Bahkan Liverpool siap menaikkan tawaran menjadi 20 juta poundsterling agar Red Bull Salzburg bersedia melepasnya. Pihak klub asal Austria ini pun telah dikabarkan menerima tawaran The Reds, dan segera merampungkan nya dalam waktu dekat ini.

Sementara hasrat Liverpool untuk cepat-cepat merekrut Takumi Minamino, juga karena ada beberapa klub asal Eropa yang juga mengincarnya. Jika keinginan ini terwujud, maka Minamino segera berseragam The Reds pada awal musim nanti.

Takumi Minamino diketahui memperkuat Red Bull Salzburg sejak musim 2015 silam, total dirinya berhasil mencetak 64 gol, 44 assist dalam 199 penampilan. Di musim ini juga, Minamino juga berhasil mencatatkan 9 gol , serta 11 assist dalam 22 laga.

Julian Nagelsmann Bikin Rekor, Usai Bawa Leipzig ke babak 16 besar

Julian Nagelsmann, diketahui telah berhasil untuk membawa RB Leipzig berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions di musim ini. Selain itu juga, pelatih yang masih berusia 32 tahun ini pun mencatatkan rekor baru dalam kompetisi elit Eropa tersebut.

Pada laga terakhir fase penyisihan grup, Leipzig bertandang ke markas Lyon, Groupama Stadion, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB. Leipzig tampil menyerang sejak awal babak pertama, dan berhasil unggul dua gol melalui Emil Forsberg serta Timo Werner.

Namun Lyon mampu membalikkan keadaan di babak kedua, serta menyamakan skor melalui Hossam Aouar serta Memphis Depay. Laga pun berakhir imbang 2-2, namun hasil ini sudah mengantarkan Leipzig lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

Sementara peningkatan prestasi yang telah dicapai RB Leipzig, tentunya mengingatkan performa mereka di dua musim debutnya dulu. Pasalnya, klub wakil dari Bundesliga ini selalu saja gagal untuk maju ke babak 16 besar dan selalu tersingkir di fase Grup Liga Champions.

Namun tak hanya performa RB Leipzig yang meningkat tajam, prestasi Julian Nagelsman yang telah meloloskan timnya ke babak 16 liga Champions pertama kali dalam sejarah klub, juga telah berbuah rekor baru.

Tercatat Nagelsmann menjadi pelatih termuda yang mampu meloloskan tim nya ke babak 16 besar Liga Champions. Diketahui bahwa Nagelsmann saat ini baru berusia 32 tahun 4 bulan 18 hari.

Usia Julian Nagelsmann bahkan jauh lebih muda jika dibanding Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bahkan, dikutip dari Squawka, terdapat 60 pemain yang lebih tua dibanding Nagelsmann di fase grup Liga Champions musim 2019/2020 ini.

Karena Ljungberg Arsenal Kembali ke Jalur kemenangan

Arsenal akhirnya kembali lagi ke jalur kemenangan, namun ini tak terlepas dari peran sang pelatih yakni Freddie Ljunberg. Caretaker The Gunners ini membuat perubahan penting, hingga akhirnya mengubah situasi.

Setelah hasil buruk yang terus diraih dalam sembilan laga sebelumnya, Arsenal akhirnya kembali menuai kemenangan perdana. Menghadapi West Ham United pada pekan lanjutan Premier Legaue, Selasa (10/12), The Gunners keluar sebagai pemenangan dengan skor 3-1.

Meskipun Arsenal sempat menunjukkan performa buruk pada babak pertama laga. Hal ini terlihat dimana gawang The Gunners yang dijaga Bernd Leno harus kebobolan melalui tandukan Angelo Ogbonna, pada menit ke-38.

Namun Arsenal mampu bangkit di babak kedua. Hal ini terbukti dimana laga baru berjalan 10 menit, The Gunners mampu unggul tiga gol melalui Gabriel Martinelli, Nicolas Pepe, serta Pierre-Emerick Aubameyang.

Freddie Ljungberg, yang masih mengemban status interim sampai saat ini, memiliki peran besar. Aubameyang berkata bahwa pria berdarah Swedia itu membuat perubahan penting yang mengantarkan Arsenal meraih kemenangan.

“Saat laga babak pertama berakhir, dia (Freddie Ljungberg) sempat memberitahukan untuk kami bermain lebih tenang dan tempo tinggi,”ungkap Aubameyang setelah laga berakhir.

“Meskipun laga ini cukup berat, namun kami yakin karena tim kami memiliki kualitas bagus. Ini juga karena kepercayaan diri, hingga kami terus maju dan meraih kemenangan ini,”tambahnya lagi.

“Kami akan menggunakan performa di babak kedua ini sebagai contoh untuk sisa musim,” lanjut pemain yang dulunya pernah memperkuat Borussia Dortmund tersebut.

Meskipun kembali meraih kemenangan, namun Arsenal akan kembali menghadapi ujian berat lain nya. Pasalnya dalam laga lanjutan fase penyisihan Grup Liga Europa, Jumat, (13/12), tim skuat Ljungberg harus menghadapi Standard Liege demi menentukan nasib mereka di kompetisi tersebut.

Mourinho Bakal Bawa Kembali Fellaini Ke Premier League

Tak lama setelah penunjukkan Jose Mourinho sebagai pelatih Tottenham Hotspur, kini muncul spekulasi jika Mourinho ingin membawa Marouane Fellaini kembali ke kompetisi Premier League. Bahkan pelatih asal Portugal ini pun bakal menjadikan Fellaini sebagai rekrutan prioritasnya.

Diketahui bahwa dulu Jose Mourinho dan Marouane Fellaini senpat bekerja sama saat di Manchester United. Namun, kepergian Mourinho dari Old Trafford pada akhir 2018, akhirnya juga di ikuti oleh Fellaini.

Namun setelah kembalinya Jose Mourinho melatih di Premier League, telah memunculkan rumor transfer tersebut. Sementara Marouane Fellaini saat ini membela klub china, yakni Shandong Luneng Taishan.

Menurut media Belgia DHN, mengklaim jika Fellaini bisa kembali ke Inggris pada awal tahun 2020 nanti. Jose Mourinho diberitakan ingin merekrutnya ke tim yang kini ia tangani, yakni Tottenham Hotspur.

Kabar dari media yang sama juga, Jose Mourinho memang sangat menyukai gaya bermain dari Fellaini yang dirasanya cocok dengan skema permainannya. Apalagi tim skuat Mourinho saat ini tidak memiliki pemain seperti Fellaini, dan kedatangan nya nanti bisa memberikan dampak besar untuk timnya.

Sementara Jose Mourinho dan Marouane Fellaini telah menjalin komunikasi. Sementara Fellaini juga dikabarkan tertarik dengan ajakan itu, kini tengah membahas diskusi terkait kepindahan nya ke London Utara.

Tottenham Hotspur dikabarkan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk bisa merekrut Fellaini. Kabarnya, The Lillywhites hanya perlu mengeluarkan 10 juta euro untuk merekrut Fellaini.