Julian Nagelsmann Bikin Rekor, Usai Bawa Leipzig ke babak 16 besar

Julian Nagelsmann, diketahui telah berhasil untuk membawa RB Leipzig berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions di musim ini. Selain itu juga, pelatih yang masih berusia 32 tahun ini pun mencatatkan rekor baru dalam kompetisi elit Eropa tersebut.

Pada laga terakhir fase penyisihan grup, Leipzig bertandang ke markas Lyon, Groupama Stadion, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB. Leipzig tampil menyerang sejak awal babak pertama, dan berhasil unggul dua gol melalui Emil Forsberg serta Timo Werner.

Namun Lyon mampu membalikkan keadaan di babak kedua, serta menyamakan skor melalui Hossam Aouar serta Memphis Depay. Laga pun berakhir imbang 2-2, namun hasil ini sudah mengantarkan Leipzig lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

Sementara peningkatan prestasi yang telah dicapai RB Leipzig, tentunya mengingatkan performa mereka di dua musim debutnya dulu. Pasalnya, klub wakil dari Bundesliga ini selalu saja gagal untuk maju ke babak 16 besar dan selalu tersingkir di fase Grup Liga Champions.

Namun tak hanya performa RB Leipzig yang meningkat tajam, prestasi Julian Nagelsman yang telah meloloskan timnya ke babak 16 liga Champions pertama kali dalam sejarah klub, juga telah berbuah rekor baru.

Tercatat Nagelsmann menjadi pelatih termuda yang mampu meloloskan tim nya ke babak 16 besar Liga Champions. Diketahui bahwa Nagelsmann saat ini baru berusia 32 tahun 4 bulan 18 hari.

Usia Julian Nagelsmann bahkan jauh lebih muda jika dibanding Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Bahkan, dikutip dari Squawka, terdapat 60 pemain yang lebih tua dibanding Nagelsmann di fase grup Liga Champions musim 2019/2020 ini.

Karena Ljungberg Arsenal Kembali ke Jalur kemenangan

Arsenal akhirnya kembali lagi ke jalur kemenangan, namun ini tak terlepas dari peran sang pelatih yakni Freddie Ljunberg. Caretaker The Gunners ini membuat perubahan penting, hingga akhirnya mengubah situasi.

Setelah hasil buruk yang terus diraih dalam sembilan laga sebelumnya, Arsenal akhirnya kembali menuai kemenangan perdana. Menghadapi West Ham United pada pekan lanjutan Premier Legaue, Selasa (10/12), The Gunners keluar sebagai pemenangan dengan skor 3-1.

Meskipun Arsenal sempat menunjukkan performa buruk pada babak pertama laga. Hal ini terlihat dimana gawang The Gunners yang dijaga Bernd Leno harus kebobolan melalui tandukan Angelo Ogbonna, pada menit ke-38.

Namun Arsenal mampu bangkit di babak kedua. Hal ini terbukti dimana laga baru berjalan 10 menit, The Gunners mampu unggul tiga gol melalui Gabriel Martinelli, Nicolas Pepe, serta Pierre-Emerick Aubameyang.

Freddie Ljungberg, yang masih mengemban status interim sampai saat ini, memiliki peran besar. Aubameyang berkata bahwa pria berdarah Swedia itu membuat perubahan penting yang mengantarkan Arsenal meraih kemenangan.

“Saat laga babak pertama berakhir, dia (Freddie Ljungberg) sempat memberitahukan untuk kami bermain lebih tenang dan tempo tinggi,”ungkap Aubameyang setelah laga berakhir.

“Meskipun laga ini cukup berat, namun kami yakin karena tim kami memiliki kualitas bagus. Ini juga karena kepercayaan diri, hingga kami terus maju dan meraih kemenangan ini,”tambahnya lagi.

“Kami akan menggunakan performa di babak kedua ini sebagai contoh untuk sisa musim,” lanjut pemain yang dulunya pernah memperkuat Borussia Dortmund tersebut.

Meskipun kembali meraih kemenangan, namun Arsenal akan kembali menghadapi ujian berat lain nya. Pasalnya dalam laga lanjutan fase penyisihan Grup Liga Europa, Jumat, (13/12), tim skuat Ljungberg harus menghadapi Standard Liege demi menentukan nasib mereka di kompetisi tersebut.

Mourinho Bakal Bawa Kembali Fellaini Ke Premier League

Tak lama setelah penunjukkan Jose Mourinho sebagai pelatih Tottenham Hotspur, kini muncul spekulasi jika Mourinho ingin membawa Marouane Fellaini kembali ke kompetisi Premier League. Bahkan pelatih asal Portugal ini pun bakal menjadikan Fellaini sebagai rekrutan prioritasnya.

Diketahui bahwa dulu Jose Mourinho dan Marouane Fellaini senpat bekerja sama saat di Manchester United. Namun, kepergian Mourinho dari Old Trafford pada akhir 2018, akhirnya juga di ikuti oleh Fellaini.

Namun setelah kembalinya Jose Mourinho melatih di Premier League, telah memunculkan rumor transfer tersebut. Sementara Marouane Fellaini saat ini membela klub china, yakni Shandong Luneng Taishan.

Menurut media Belgia DHN, mengklaim jika Fellaini bisa kembali ke Inggris pada awal tahun 2020 nanti. Jose Mourinho diberitakan ingin merekrutnya ke tim yang kini ia tangani, yakni Tottenham Hotspur.

Kabar dari media yang sama juga, Jose Mourinho memang sangat menyukai gaya bermain dari Fellaini yang dirasanya cocok dengan skema permainannya. Apalagi tim skuat Mourinho saat ini tidak memiliki pemain seperti Fellaini, dan kedatangan nya nanti bisa memberikan dampak besar untuk timnya.

Sementara Jose Mourinho dan Marouane Fellaini telah menjalin komunikasi. Sementara Fellaini juga dikabarkan tertarik dengan ajakan itu, kini tengah membahas diskusi terkait kepindahan nya ke London Utara.

Tottenham Hotspur dikabarkan tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk bisa merekrut Fellaini. Kabarnya, The Lillywhites hanya perlu mengeluarkan 10 juta euro untuk merekrut Fellaini.

Dikalahkan Lazio, Juventus Gagal Gusur Inter Milan

Juventus secara mengejutkan harus mengalami kekalahan perdana di kompetisi Serie A musim ini. La Vecchia Signora dikalahkan Lazio dengan skor telak 1-3, kekalahan ini pun memupus harapan untuk bisa mengusur Inter Milan yang berada di puncak klasemen sementara Serie A.

Pertandingan yang berlangsung di Olimpico Stadium, Roma, pada laga pekan ke-15 Liga Italia, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB, Lazio Vs Juventus berlangsung cukup sengit. Namun dalam laga ini, La Vecchia Signora nyatanya takluk atas tim tuan rumah.

Meskipun Juventus sempat unggul terlebih dahulu setelah Cristiano Ronaldo berhasil menjebol gawang Lazio pada menit ke-25. Namun tuan rumah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, situasi pun berbalik.

Hal ini tak terlepas dari kartu merah yang diterima Juan Cuadrado pada menit ke-69. Unggul pemain yang akhirnya membuat Lazio mampu mencetak gol kedua, kemudian digenapkan menjadi 3-1 lewat Felipe Caicedo menjelang pertandingan berakhir.

Sementara kekalahan ini pun menjadi yang pertama bagi Juventus disemua ajang kompetisi. Namun sebelum kekalahan ini pun, tanda La Vecchia Signora sudah hampir mengalami kekalahan saat berjumpa Sassuolo pada akhir pekan kemarin.

Juventus pun gagal untuk menggusur Inter Milan yang berada di puncak klasemen sementara Serie A. Tak sekadar itu saja, tim skuat Antonio Conte juga unggul dua poin dari Juventus yang berada di posisi kedua klasemen dengan torehan 36 poin, sedangkan Inter dengan torehan 38 poin.

Posisi Juventus kini tidak sepenuhnya aman. Sebab, Paulo Dybala dan kolega hanya unggul tiga poin dari Lazio yang berada di posisi ketiga klasemen. Lazio kini tengah onfire usai menang dalam tujuh laga terakhir di Serie A.

Taklukan Espanyol, Real Madrid Gusur Barcelona

Pada pekan ke-16 kompetisi La Liga, Real Madrid mampu meraih kemenangan atas Espanyol dengan skor 2-0. Kemenangan ini yang akhirnya membuat Los Blancos bisa menggusur posisi Barcelona di puncak klasemen sementara.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (7/12/2019), Real Madrid tampil dengan menekan Espanyol. Tuan rumah pun banyak menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Hal ini dilihat dari Vinicius Junior yang langsung mengancam pertahanan lawan di menit ke-6, namun sepakan nya di sisi kotak penalti masih bisa diredam. Selagi lagi Real Madrid mendapatkan peluang melalui Karim Benzema tepat di menit ke-14, namun sepakan nya lagi-lagi berhasil diredam Diego Lopez.

Sementara tim tamu bukannya tanpa peluang, tepat pada menit ke-27 Espanyol mengancam pertahanan Real Madrid. Melalui tandukan Esteban Granero setelah memanfaatkan crossing Jonathan Calleri hampir menyebor gawang Los Blancos, namun peluang masih bisa digagalkan Thibaut Courtois.

Namun pada akhirnya Real Madrid berhasil untuk unggul 1-0, tepat laga telah berjalan pada menit ke-37. Berawal dari sepakan kaki Raphael Varane di sisi kiri kotak penalti yang menjebol gawang Espanyol, skor pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua laga pun, Espanyol mampu bangkit dan memberikan serangan cukup sengit untuk Real Madrid. Tim tamu mampu melepaskan beberapa kali tendangan, beruntung tendangan ini belum menemui sasaran.

Real Madrid pada akhirnya berhasil untuk memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Tepat pada menit ke-72, sepakan jarak dekat Karim Benzema akhirnya merobek gawang Espanyol lagi.

Namun memasuki menit ke-83, naas bagi Real Madrid yang harus bermain dengan 10 pemain setelah Ferland Mendy diusir lapangan pertandingan. Beruntung bagi Los Blancos karena masih bisa mempertahankan keunggulan hingga laga pun berakhir.

Sementara kemenangan ini pun membuat Real Madrid berhasil naik ke puncak klasemen dengan torehan 34 poin dari 15 laga. Posisi puncak sebelumnya ditempati oleh Barcelona dengan torehan 31 poin dari 14 laga, namun Blaugrana berpeluang untuk merebutnya karena masih belum memainkan laga menghadapi Mallorca, Mimggu (8/12/2019) dinihari WIB.

Manchester United Ingin Pulangkan Smalling

Pelatih dari Manchester United, yakni Ole Gunnar Solskjaer, begitu senang terhadap penampilan Chris Smalling bersama AS Roma. Hal ini yang akhirnya membuat Solskjaer, bertekad untuk memulangkan bek berusia 30 tahun ini ke Old Trafford di akhir masa peminjaman nya.

Chris Smalling diketahui tengah menjalani masa peminjaman bersama AS Roma selama satu musim. Dirinya memilih pergi, setelah terdepak dari tim skuat Ole Gunnar Solskjaer.

Namun saat menjalani masa peminjman nya di Italia, penampilan Chris Smalling malah meningkat pesat. Meskipun sempat absen di tiga laga awal AS Roma, namun pelahan tapi pasti dirinya menjadi sosok tak tergantikan lini pertahanan tim.

Penampilan dan serta kontribusi Chris Smalling bersama AS Roma, diketahui cukup krusial. Smalling juga selalu menjadi pemecah kebuntuan tim saat dibutuhkan, serta berhasil mengemas dua gol dan serta satu assist.

Berkat penampilan Chris Smalling bersama AS Roma, yang akhirnya membuat Ole Gunnar Solskjaer berubah pikiran. Pelatih asal Norwegia ini pun berminat untuk memulangkan Smalling, setelah kontrak peminjaman nya telah berakhir bersama II Luppi nantinya.

“Tentunya kami memutuskan untuk meminjamkan nya karena berada di sini dirinya tidak akan bisa tampil reguler. Menurut saya itu keputusan yang tepat untuk nya, juga untuk karirnya,”ungkap dari Solskjaer.

Sementara saat ditanyai terkait keinginan untuk membawa kembali Chris Smalling. Ole Gunnar Solskjaer secara terang-terangan menginginkan Smalling kembali.

“Tentunya saya berkeinginan untuk membawanya pulang ke sini (Old Trafford0. Ini karena keberhasilan nya untuk menunjukkan performa nya,”ungkap dari Solskjaer.

Takluk di Old Trafford, Puasa Kemenangan Mourinho Berlanjut

Dalam laga pertemuan Manchester United Vs Tottenham Hotspur, Jose Mourinho harus mengakhiri tiga kemenangan beruntun nya. Kekalahan ini membuat Mourinho gagal untuk mengakhiri puasa kemenangan nya di Old Trafford.

Tottenham Hotspur ditaklukan 1-2 dimana bertandang ke Old Trafford, Kamis (5/12/2019) dini hari WIB, kompetisi Premier League. Kekalahan ini pun, telah mengakhiri dari rentetan kemenangan beruntun The Lilywhites di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Tottenham Hotspur dibawah arahan Jose Mourinho, diketahui telah berhasil untuk meraih tiga kemenangan beruntun di semua ajang kompetisi. Meskipun begitu, kekalahan atas Manchester United lebih dari kemenangan itu.

Sementara Jose Mourinho pun harus menunggu kesempatan lain untuk bisa kembali menaklukan Old Trafford di kompetisi Premier League. Diketahui bahwa Mourinho terakhir kali mencatatkan kemenangan, yakni pada Mei 2005 silam saat masih membesut Chelsea.

Namun sejak saat itu pun, Jose Mourinho selalu gagal meraih kemenangan. Dari lima laga tandang ke markas Manchester United, Mourinho hanya mampu meraih tiga kali hasil imbang dan dua kali mengalami kekalahan.

Diketahui dalam kurun waktu itu, Jose Mourinho gagal untuk mengatasi empat pelatih saat menukangi Manchester United. Mereka diantaranya, Sir Alex Ferguson, David Moyes, Louis van Gaal, dan kini Ole Gunnar Solskjaer.

Kemenangan bagi Manchester United pun, membuat mereka berhasil untuk naik ke peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan torehan 21 poin. Sementara kekalahan ini membuat Tottenham Hotspur harus turun peringkat dan menempati urutan ke-8 dengan torehan 20 poin saja.

Raih Ballon d’Or, Ibu Messi Tak Menyangka dan Terkejut

Ibu dari Lionel Messi, yakni Celia Cuttittini, belum ini mengaku bahwa dirinya tak menyangka dan sekaligus terkejut karena anaknya berhasil merebut gelar Ballon d’Or 2019. Meskipun begitu, dirinya tetap bahagia dan bangga atas pencapaian yang telah diraih oleh La Pulga.

Lionel Messi diketahui menjadi pemenang atas Ballon d’Or 2019, setelah acara penyerahan ini digelar di Paris, Selasa (3/12/2019) dinihari WIB. Melalui voting suara, Messi berhasil mengalahkan dua kandidat lain seperti Virgil Van Dijk dan juga Sadion Mane.

Sementara penghargaan ini pun, telah membuat Lionel Messi berhasil mengoleksi enam Ballon d’Or. Pemain yang berusia 32 tahun ini pun, kini menjadi pemain dengan koleksi bola emas terbanyak.

Mega bintang Barcelona ini pun berhasil untuk mengalahkan rival abadinya, Cristiano Ronaldo. Diketahui bahwa keduanya sempat memiliki jumlah trofi Ballon d’Or, yakni lima penghargaan.

Ibu dari Lionel Messi pun, mengaku senang dengan prestasi dan keberhasilan anaknya. Meskipun begitu, Celia Cuttittini tak menyangka jika penghargaan Ballon d’Or akan diraih oleh puteranya pada musim ini.

“Sebenarnya, saya sempat berpikir jika gelar kelima adalah yang terakhir. Jujur saja, ini telah menjadi kejutan yang membahagiakan. Meskipun Messi sendiri tak menyangka bisa meraihnya kembali,”ungkap dari Celia kepada CNN Radio.

Lionel Messi berhak untuk meraih gelar Ballon d’Or 2019, tak terlepas dari penampilan nya pada musim lalu bersama Barcelona. Ia mengemas total 51 gol dan mengantarkan Blaugrana merengkuh gelar La Liga.

Sementara gelar Ballon d’Or tahun 2019 telah mengakhiri empat tahun puasa gelar penghargaan pemain terbaik dunia versi France Football. Terakhir kali Messi mampu meraihnya, yakni pada tahun 2015 silam, sejak itu pun dirinya tak pernah meraihnya meskipun selalu masuk dalam nominasi tiga besar penghargaan tersebut.

Bursa Transfer Januari, Solskjaer Tidak Akan Rekrut Pemain Baru

Diketahui bahwa pelatih milik Manchester United, yakni Ole Gunnar Solskjaer, telah mengungkapkan terkait aktivitas transfer timnya di bulan Januari. Pelatih asal Norwegia ini menyatakan bahwa timnya tidak akan terlalu aktif melakukan pembelian pemain di bursa transfer musim dingin nanti.

Meskipun Manchester United memang dirumorkan akan melakukan belanja besar, begitu bursa transfer Januari dibuka. Hal ini dilakukan demi memperkuat tim skuatnya yang baru kehilangan beberapa pemain intinya seperti Ander Herrera, Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez yang pergi di musim panas kemarin.

Menurut kabar yang beredar pun, Manchester United diklaim akan memprioritaskan dua posisi. Mereka akan merekrut gelandang baru, serta penyerang baru pada bursa transfer mendatang.

Namun Ole Gunnar Solskjaer malah mengindikasikan bahwa timnya sama sekali tidak akan beraktivitas di bursa transfer nanti. Pasalnya beberapa pemain nya baru pulih dari cedera, hal ini membuatnya tidak perlu menambah pemain baru lagi.

“Kini beberapa pemain telah pulih, jadi kami tidak mungkin merekrut pemain baru lagi,”ungkap dari Solskjaer

“Kami akan memiliki opsi di lini tengah kami karena Scott dan Nemanja [Matic] dan Paul sudah absen cukup lama, dan kembalinya mereka akan memberikan dampak bagi tim kami.”

Sementara, pada pekan ini Manchester United akan menghadapi laga yang cukup sulit di kompetisi Premier League. Tim skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer akan menghadapi Tottenham Hotspur di tengah pekan, serta berhadapan dengan Manchester City di akhir pekan nanti.

Liverpool Incar Gelandang Milik Genk

Salah satu klub raksasa asal Premier League, yakni Liverpool dikabarkan tengah mencari sosok pengganti dari Fabinho yang tengah mengalami cedera. Menurut kabar yang beredar, The Reds tertarik terhadap gelandang milik Genk, yakni Sander Berge.

Fabinho diketahui merupakan sosok penting Liverpool di lini tengah tim. Dirinya merupakan pemain yang selalu melakukan tugasnya dengan sempurna, baik saat akan membantu pertahanan tim dan membantu lini serang tim juga.

Namun peran krusial dari Fabinho harus terkendala, setelah cedera yang cukup parah dialaminya. Menurut kabar yang beredar pun, Fabinho dipastikan absen untuk waktu yang sangat panjang.

Kabar dari The Mirror, mengklaim jika Liverpool tengah mengantisipasi permasalahan tersebut. Kabarnya, The Reds ingin merekrut dari Sander Berge yang merupakan pemain milik K.R.C Genk.

Keinginan dari Liverpool untuk merekrut Sander Berge, juga tak terlepas dari Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman ini pun, jatuh hati dengan penampilan dan gaya bermain gelandang berusia 21 tahun tersebut.

Bahkan Jurgen Klopp telah lama mengamati aksi sang gelandang secara langsung. Klopp menilai sang gelandang punya bakat yang besar dan berpotensi menjadi pemain yang top di masa depan.

Sementara ketertarikan Liverpool terhadap Sander Berge, juga telah dikonfirmasikan oleh klub raksasa asal Belgia tersebut. Pihak klub sendiri siap melepaskan pemain nya, dan tinggal menunggu tawaran dari The Reds pada musim dingin nanti.

Kabarnya, Liverpool tidak perlu merogoh kocek yang cukup dalam demi merekrut Sander Berge. The Reds hanya perlu menyiapkan dana mencapai 25 juta poundsterling untuk memperlancar perekrutan pemain berusia 21 tahun itu, di musim dingin mendatang.