Paruh Musim Bundesliga 2019/2020, Milik RB Leipzig

RB Leipzig telah berhasil untuk menutup tahun 2019 dengan sebuah torehan yang manis. Hal ini setelah klub dengan julukan Die Rotten Bullen menjadi juara paruh musim Bundesliga 2019/2020, mengalahkan kandidat Bayern Munich, dan serta Borussia Dortmund.

Status juara paruh musim ini, berhasil diraih oleh RB Leipzig setelah kemenangan yang diraih atas Augsburg. Laga pekan ke-17, pada hari Sabtu (21/12/2019) kemarin, Die Rotten Bullen menang dengan skor 3-1 di markasnya.

Dalam laga, RB Leipzig sempat tertinggal dahulu setelah tim tamu unggul melalui Florian Niederlechner pada menit ke-8. Namun tuan rumah berhasil bangkit pada babak kedua, dan menyamakan kedudukan melalui Konrad Laimer pada menit ke-68.

Usai gol ini pun, dua gol kembali berhasil ditambah RB Leipzig melalui Patrick Schick dan Youssuf Poulsen. Keunggulan 3-1 pun bertahan hingga laga berakhir, hasil tiga poin membuat Leipzig berhasil merengsek naik ke puncak klasemen sementara Bundesliga dengan torehan 37 poin.

Sementara Bayern Munich yang sempat kesulitan dan menelan dua kekalahan nya. Kini berhasil bangkit dalam tiga laga terakhirnya, kini Die Rotten bersaing mengejar RB Leipzig di puncak klasemen.

Bayern Munich saat ini masih bertahan di posisi ke-3 klasemen. The Bavarian tertinggal dua poin dari Borussia Monchengladbach yang kini berada di urutan ke-2 klasemen sementara Bundesliga.

Borussia Dortmund juga sama seperti Bayern Munich, mereka juga tengah mengalami momen buruk di paruh musim ini. Hingga pekan ke-17, Dortmund masih berada diposisi keempat klasemen dengan torehan 30 poin saja.

Resmi, Carlo Ancelotti Gabung Bersama Everton

Spekulasi terkait pelatih baru dari klub Everton, kini telah terjawab sudah. Klub asal kota Merseyside ini resmi menunjuk Carlo Ancelotti sebagai kepala pelatih, resmi diikat kontrak selama 4,5 tahun.

Kepastian dari bergabungnya Carlo Ancelotti, Sabtu (21/12/2019), juga telah diumumkan melalui situs resmi klub. Ancelotti bahkan berada di Goodison Park, saat laga antara Everton Vs Arsenal.

“Pihak Everton ingin memperkenalkan manajer baru, yakni @MrAncelotti,”ungkap pernyataan resmi klub melalui akun Twitternya.

Carlo Ancelotti sendiri ditunjuk sebagai pelatih baru tim, tak lama setelah Marco Silva dipecat oleh Everton. Carletto sapaan akrab dari Carlo Ancelotti, sudah ditunggu tugas berat untuk bisa mengangkat kembali performa tim tengah terpuruk di klasemen Premier League.

Sementara Carlo Ancelotti juga akan memulai laga debutnya saat Everton menghadapi Burnley di laga Boxing Day, pada akhir pekan depan. Carletto menggantikan Duncan Ferguson yang sempat ditunjuk sebagai caretaker klub.

Everton kini menjadi klub Premier League kedua yang dilatih oleh Carlo Ancelotti, setelah sempat melatih Chelsea. Musim 2009 hingga 2011 menangani klub asal London ini pun, Carletto berhasil meraih gelar Premier League, dan serta Piala FA.

Carlo Ancelotti merupakan salah satu pelatih top eropa paling sukses, sejumlah gelar juara telah diraihnya saat menangani klub-klub besar. Diantaranya adalah Juventus, AC Milan, Paris Saint-Germain, Real Madrid, Bayern Munich, dan terakhir adalah Napoli.

Di Piala Super Italia, Juventus Gunakan Jersey Spesial

Pada laga final Piala Super Italia musim 2019 ini, Juventus akan menggunakan jersey spesial. Pada jersey ini nantinya, nama dari Cristiano Ronaldo dkk akan menggunakan huruf Arab dan ini pun membuat jersey klub terlihat unik.

Dalam laga ini pun, Juventus dipastikan berhadapan dengan Lazio, Mimggu (22/12/2019) pukul 23:45 WIB. Pertandingan ini sendiri dipastikan berlangsung di Arab Saudi, tepatnya di King Saud University Stadion, Riyadh.

Sementara ide Juventus untuk memggunakan jersey tak biasa ini, juga tak terlepas dari lokasi pertandingan yang akan digelar itu. Dalam pertandingan ini, jersey tim skuat dari Maurizio Sarri menggunakan alfabet arab pada nama para pemain dan nomor punggung pemain akan juga dihiasi kaligrafi arab.

Untuk pendesain jersey ini, Juventus mempercayakan kepada seniman ternama keturunan Arab Maroko, yakni Shaker Kashgari. Rancangan ini dilakukan Juventus, demi mencoba membaur dengan kultur adat istiadat dari negara Timur Tengah tersebut.

“Pilihan ini (Jersey Tuliskan Arab), kami lakukan demi menghormati seni tradisional setempat,”ungkap dari Chief Revenue Officer Juventus, Giorgio Ricci, melalui situs resmi klub.

“Hal ini juga agar membuktikan Juventus sebagai klub yang selalu ingin dekat dengan suporternya, terutama yang berada di seluruh penjuru dunia,”tambahnya lagi.

Sementara Jersey spesial ini, akan dijual terbatas oleh pihak Juventus. Menurut kabar yang dilansir oleh Football Italia, mengklaim jika produksi jersey klub hanya ada 500 buah saja.

Namun peluncuran jersey khusus ini pun, hanya ada lima nama pemain pada jersey yang diluncurkan tersebut. Mereka adalah, Giorgio Chiellini, Matthijs De Ligt, Miralem Pjanic, Cristiano Ronaldo, dan Paulo Dybala.

Buffon Catatkan Rekor Tampil Terbanyak di Serie A

Dalam laga antara Juventus Vs Sampdoria, Gianluigi Buffon, berhasil rekor baru di kompetisi Serie A. Kini dirinya tercatat sebagai pemain La Vecchia Signora dnegan penampilan terbanyak dalam kompetisi Serie A, mengalahkan rekor milik Del Piero, dan Paolo Maldini.

Buffon diberikan kepercayaan untuk tampil saat Juventus bertandang ke markas Sampdoria dalam lanjutan Liga Italia, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB. Dalam laga ini pun, Bianconeri berhasil meraih kemenangan tipis yakni 2-1.

Laga Juventus vs Sampdoria juga membuat Buffon telah mencatatkan 647 penampilan resmi di kompetisi Serie A. Kiper veteran ini pun, bersanding dengan Paolo Maldini sebagai pemain yang paling banyak bermain di Serie A.

Namun Buffon bisa memperlebar jarak tampil dengan pemain legendaris AC Milan itu. Hal ini karena kompetisi Serie A yang baru berjalan separuh kompetisi, dan rekor ini bisa kembali bertambah.

Tidak hanya menyamai Maldini, di laga tersebut Buffon juga menciptakan rekor sebagai pemain Juventus dengan jumlah penampilan terbanyak di liga, yakni 479 pertandingan. Ia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Alessandro Del Piero dengan 478 laga.

Chelsea Gagal Perpanjang Kontrak Tammy Abraham

Chelsea sepertinya harus gagal untuk memperpanjang kontrak dari Tammy Abraham. Hal ini tak terlepas dari proses negosiasi terkait kontrak baru antara kedua belah pihak, mengalami kebuntuan.

Tammy Abraham menjadi pemain yang paling diandalkan Chelsea di lini depan nya. Lulusan akademi milik The Blues ini selalu dipercaya oleh Frank Lampard, sejak resmi direkrut pada musim panas kemarin.

Di musim ini, performa penyerang berusia 22 tahun ini sangat memuaskan. Alhasil, pihak manajemen klub berencana untuk memperbaharui dari kontraknya.

Namun kabar terkini dari The Telegraph, mengklaim jika proses negosiasi antara kedua belah pihak berjalan tidak mulus. Beberapa kendala, akhirnya mengagalkan kesepakatan itu tercapai.

Menurut laporan tersebut, Tammy Abraham sebenarnya tidak memiliki niatan untuk pergi dari Chelsea. Bahkan pria berusia 22 tahun ini tak keberatan dengan usulan kontrak baru yang diberikan The Blues.

Namun dirinya enggan meneken kontrak baru, setelah gaji dari kontrak barunya masih terlalu kecil. Dirinya merasa layak untuk menerima gaji yang tinggi, mengingat kontribusinya dalam lini depan tim.

Sementara Tammy Abraham sudah memberikan nilai gaji yang diinginkan kepada pihak manajemen klub. Akan tetapi, pihak Chelsea rupanya keberatan untuk memenuhi tuntutan tersebut.

Pihak manajemen The Blues masih mencari jalan keluar agar bisa segera mengikat sang striker muda di Stamford Bridge untuk jangka waktu yang lama. Chelsea sendiri sebenarnya masih memiliki waktu yang panjang untuk mengikat Abraham dengan kontrak baru, apalagi kontrak lama nya baru berakhir pada tahun 2022 mendatang.

48 Jam Lagi, Mikel Arteta Gabung Bersama Arsenal

Spekulasi terkait Mikel Arteta yang akan menjadi kepala pelatih baru Arsenal, kini semakin mendekati kenyataan. Bahkan muncul kabar yang menyatakan bahwa assisten dari Pep Guardiola ini segera diangkat menjadi pelatih baru, dalam kurun waktu 48 jam lagi.

Arsenal memang sejak lama sudah dikaitkan dengan sejumlah pelatih ternama. Terutama saat keputusan pihak manajemen klub untuk memecat Unai Emery, beberapa pekan kemarin.

Arsenal pun saat menunjuk nama Freddie Ljungberg, sebagai pelatih interim tim. Namun kehadiran dari pemain legendaris The Gunners ini belum memberikan pengaruh apapun, dan tim masih tampil inkosisten.

Diketahui bahwa Ljungberg telah memimpin tim skuat Arsenal dalam lima pertandingan disemua ajang kompetisi. Namun hasil, The Gunners hanya mampu meraih 1 kemenangan, 2 kali hasil imbang, serta dua kali mengalami kekalahan.

Hal ini yang juga membuat pihak manajemen klub berusaha mencari pelatih baru, serta berstatus tetap. Arsenal santer dikaitkan dengan Mikel Arteta yang saat ini menjabat sebagai assisten Josep Pep Guardiola, bersama Manchester City.

Mikel Arteta sejak musim lalu juga dikaitkan dengan Arsenal, dimana dirinya menjadi kandidat kuat penerus dari dinasti Arsene Wenger. Namun pihak manajemen klub justru menunjuk nama Unai Emery sebagai pelatih barunya.

Sementara kabar dari Metro News, mengklaim jika Manchester City sudah mengizinkan Arsenal untuk merekrut Mikel Arteta. Bahkan kedua belah pihak sudah saling bertemu, berdiskusi selama dua setengah jam.

Pep Guardiola sendiri, sudah memberikan izin untuk Mikel Arteta untuk berbicara kepada pihak Arsenal. Bahkan Guardiola siap berpisah dengan Arteta yang telah menemaninya selama 4 tahun ini.

Mikel Arteta memang punya ikatan kuat bersama dengan Arsenal. Pasalnya dirinya merupakan pemain yang pernah membela klub London ini, serta menjadi kapten tim, dan juga pensiun bersama The Gunners di tahun 2016 silam.

Manchester City Vs Real Madrid, Ajang Reuni Pep Guardiola

Diketahui bahwa Josep Pep Guardiola rupanya memendam rindu dengan Real Madrid, kini dirinya tengah bersuka cita. Hal ini tak terlepas dari Manchester City asuhan dari Guardiola yang akan menghadapi Los Blancos, ini pun menjadi ajang reuni bagi pelatih asal Spanyol tersebut.

Ajang reuni ini, diketahui terjadi saat drawing babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid Vs Manchester City. Drawing ini, digelar di markas dari UEFA di Nyon, Swiss, Senin (16/12/2019) waktu setempat.

Pertandingan ini pun, tentunya menyisakan kisah tersendiri untuk Pep Guardiola. Diketahui bahwa pria berusia 48 tahun ini lekat dengan citra Barcelona yang merupakan rival abadi dari Real Madrid di kompetisi La Liga.

Saat masih berada di La Liga bersama Barcelona, dirinya telah melalui 14 pertandingan menghadapi Real Madrid. Sepanjang kariernya sebagai pelatih, total 17 kali Guardiola berhadapan dengan klub raksasa La Liga tersebut.

Catatan 17 kali pertemuan telah menempatkan Real Madrid sebagai tim yang sering dihadapi Josep Pep Guardiola. Dimana itu terjadi saat masih membesut tim seperti, Barcelona, Bayern Munich.

Menariknya dari 17 kali pertemuan ini pun, Pep Guardiola berhasil memetik sembilan kemenangan, empat kali menelan hasil imbang, dan empat kali kekalahan. Empat kekalahan ini terjadi, dimana dua kekalahan terjadi saat masih membesut Barcelona dan dua kali saat masih membesut Bayern Munich.

Diketahui bahwa tiga dari total empat kekalahan ini, dicatatkan Pep Guardiola dalam pertemuan terakhir. Tiga laga kekalahan ini ditelan setelah melalui tujuh pertandingan tanpa mengalami kekalahan sekalipun.

Sementara dalam pertemuan Pep Guardiola dengan Real Madrid, juga menjadi ajang dirinya mengakhiri tren negatifnya. Apalagi pertemuan terakhir sudah lima tahun lamanya, ykani pada bulan April 2014 silam.

Dikubu Real Madrid sendiri, tim skuat milik Zinedine Zidane sudah dua kali berhadapan dengan Manchester City. Menariknya, dari dua pertemuan ini satu kali diraih dengan kemenangan dan satu kali meraih hasil imbang.

Barcelona Siap Memulangkan Pep Guardiola

Salah satu klub raksasa asal La Liga, yakni Barcelona, dikabarkan telah mempersiapkan rencana terkait pergantian pelatih pada musim depan. Blaugrana dikabarkan siap memulangkan Josep Pep Guardiola ke Catalunya, dan langsung menunjuk nya sebagai pelatih baru.

Barcelona memang tengah dikabarkan siap untuk memecat Ernesto Valverde. Hal ini tak terlepas dari kekecewaan Manajemen klub karena permainan inkosistensi para pemain dibawah kepemimpinan Valverde.

Kontrak Ernesto Valverde, diketahui akan segera berakhir pada musim panas mendatang. Pihak klub pun, diyakini tidak memperpanjang kontrak sang pelatih sehingga bisa mempersiapkan pelatih baru tim nantinya.

The Express mengklaim bahwa Barca sudah menentukan siapa pengganti Valverde. Blaugrana ingin memulangkan kembali Pep Guardiola, serta mengangkatnya sebagai kepala pelatih yang baru.

Sementara pihak manajemen klub memang masih percaya dengan kemampuan yang dimiliki Pep Guardiola. Dirinya pun bukan sosok asing bagi Barcelona, apalagi pernah menangani tim selama empat tahun dan mempersembahkan berbagai gelar juara.

Peluang dari Barcelona untuk memulangkan Pep Guardiola, diketahui cukup terbuka lebar. Guardiola bakal pergi dari Manchester City di akhir musim nanti, dan juga karena adanya klausul khusus pada kontarknya tersebut.

Kontrak Pep Guardiola bersama Manchester City, diketahui juga akan segera berakhir. Kontraknya diketahui hanya berlaku hingga musim panas tahun 2021 mendatang.

Mourinho Yakin Tottenham Bakal Finis di Empat Besar Klasemen

Jose Mourinho belum lama ini mengungkapkan bahwa tim nya tak pantas berada di papan tengah klasemen Premier League. Hal ini membuatnya ingin membawa Tottenham Hotspur mengakhiri kompetisi dengan berada di empat klasemen.

Tottenham Hotspur memang sempat merosot ke peringkat 14 klasemen Premier League. Hal ini tak terlepas dari lima laga tanpa kemenangan, hingga berujung pada lengsernya Mauricio Pochettino dari kursi kepelatihan The Spurs.

Namun sejak tanpuk kepelatihan diambil oleh Jose Mourinho, Tottenham Hotspur berhasil meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir kompetisi EPL. The Spurs berhasil naik ke peringkat ketujuh dengan 23 poin, hanya tertinggal enam angka dari Chelsea yang ada di urutan keempat.

Jose Mourinho pun menilai jika tim nya sudah stabil, dan membaik performa tim. Situasi ini pun membuat pelatih asal Portugal ini yakin jika timnya bisa finis di empat besar klasemen pada akhir kompetisi nantinya.

“Kami tahu bahwa kami berada dimana, namun tidak seharusnya kami selalu berada di tengah papan klasemen. Saya tidak ingin tim berada di posisi ketujuh atau kedelapan hingga akhir musim,”ungkap Mourinho.

“Kami tahu di mana kami seharusnya berada dan kami percaya di akhir musim kami akan ada di sana. Tapi jika Anda bisa mempercepat prosesnya dan dapat hasil untuk menempatkan kami di posisi ini cepat atau lambat, jelas itu hal terbaik yang bisa terjadi kepada kami. Tapi, sekali lagi, kami butuh sedikit waktu.”

“Ini karena kami sudah tampil lebih baik lagi dalam segala hal, kami akan tetap berkembang. Tim punya talenta, serta keinginan untuk terus maju dan berkembang lagi,”tutupnya mengakhiri.

Liverpool Segera Rekrut Penyerang Asal Jepang

Liverpool diketahui ingin merekrut pemain asal Jepang, ini dilakukan demi melebarkan sayap mereka ke Asia Timur. Sementara pemain incaran baru The Reds pada bursa transfer Januari adalah Takumi Minamino.

Seperti diketahui bahwa Takumi Minamino merupakan pemain milik salah satu klub raksasa asal Austria, yakni Red Bull Salzburg. Dirinya tampil impresif dimana Liverpool dua kali berhadapan dengan Salzburg di fase penyisihan grup Liga Champions, pada musim ini.

Penampilan memukau nya saat Liverpool menang 4-3, dalam laga itu pun Takumi Minamino tampil bagus dan merepotkan lini pertahanan The Reds. Kemudian pertemuan pada tengah pekan ini dalam laga ini pun Red Bull Salzburg harus takluk 0-2, pemain berusia 24 tahun ini tetap tampil konsisten.

Hal ini juga membuat Jurgen Klopp begitu terkesima dengan performa yang ditunjukan pemain berusia 24 tahun itu. Bahkan Klopp telah meminta saran dari beberapa pemain senior tim terkait merekrut pemain asal Jepang tersebut.

Terkait hal ini juga, para pemain dan juga manajemen tim telah memberikan lampu hijau. Dikutip dari The Athletic dan Times, Liverpool disebut-sebut akan segera menebus klausul kontrak Minamino yang mencapai 7,25 juta Poundsterling atau sekitar Rp 134 miliar.

Bahkan Liverpool siap menaikkan tawaran menjadi 20 juta poundsterling agar Red Bull Salzburg bersedia melepasnya. Pihak klub asal Austria ini pun telah dikabarkan menerima tawaran The Reds, dan segera merampungkan nya dalam waktu dekat ini.

Sementara hasrat Liverpool untuk cepat-cepat merekrut Takumi Minamino, juga karena ada beberapa klub asal Eropa yang juga mengincarnya. Jika keinginan ini terwujud, maka Minamino segera berseragam The Reds pada awal musim nanti.

Takumi Minamino diketahui memperkuat Red Bull Salzburg sejak musim 2015 silam, total dirinya berhasil mencetak 64 gol, 44 assist dalam 199 penampilan. Di musim ini juga, Minamino juga berhasil mencatatkan 9 gol , serta 11 assist dalam 22 laga.